Wawancara Kerja

10 December 2011

Sudah lama sepertinya saya tidak menulis di blog lagi.. :D
G adil rasanya jika blog ini terlupakan, sementara saya harus berkutat dengan perkerjaan saya.. :D
Karena blog ini tanpa saya sadari, telah menjadi “teman” saya…

Ok, di sini saya hanya berbagi pengalaman yang saya dapat dari mata dan telinga saya.. Wawancara kerja, tidak dipungkiri kadang seseorang ketika mendengar wawancara kerja, dalam pikirannya tergambar sebuah fase tanya jawab yang menegangkan (karena memang menentukan arah kedepannya).

Saya pernah membantu seleksi pegawai baru kantor, saat tahapan wawancara. Dalam ruangan tsb, pewawancara (pejabat kantor) setelah selesai mewawancarai, berkata. “Kog kayaknya hari ini tidak ada yang meyakinkan ya pesertanya. Dari sikap duduk aja tidak ada yang tegas. ”

Sebuah pernyataan yang cukup menggelitik saya. Sikap duduk? Apakah ada yang salah dengan sikap duduk pesertanya? saya tidak tahu. :D Karena saya tidak memperhatikan.. :p Yang pasti dari pernyataan tsb, saya hanya berpendapat bahasa tubuh dapat menceritakan semuanya kepada penanya.. Jadi ketika dalam proses wawancara, menurut saya, pastikan posisi badan tegap, dan tidak terlalu banyak bergerak atau membuat gerakan.. (seperlunya saja).. itu sih menurut saya.. :D Yang pasti bikin diri anda senyaman mungkin tanpa mengurangi “ketegasan” anda dalam proses wawancara.

Dan juga saya singgung sedikit tentang surat lamaran kerja.. Pesan saya, pastikan anda menulis posisi yang akan anda lamar adalah sesuai yang dibutuhkan atau tertera di media pengumuman.. Jangan membuat istilah baru, misal posisi yang dibutuhkan Kiper, yang ditulis adalah Penyerang.. karena dari pengalaman, surat lamaran yang posisi lamarannya tidak sesuai langsung dikesampingkan.. :D Jadi cermatlah dalam membuat surat lamaran.. :D

OK, sekian dari saya.. sedikit pengalaman ini semoga dapat membantu teman-teman yang akan berkutat dengan dunia kerja.. :D

Pita Kejut di Kartasura

19 August 2011
Pengguna jalan raya Solo-Jogja dikagetkan dengan kehadiran pita kejut (dapet istilah dari koran, sering disebut marka kejut, polisi tidur ato sebutan lainnya :D ) yang dibuat di depan Markas Grup 2 Kopassus Kartasura. Saya sendiri saja baru mengetahui hal itu di pagi hari pada tanggal 11/8/2011, saat melintasi jalur lambat di pagi hari dan terkesima dengan pemandangan kandaraan yang padat arah ke selatan (jogja) yang sepertinya tidak lazim sebelumnya. Usut punya usut, ternyata mereka sedang melalui pelan-pelan pita-pita itu. Truk gandeng, bus, kendaraan pribadi dan motor, semua berjalan pelan melewati pita kejut tersebut. Dan dari beberapa sumber yang saya tanyai, pembangunan pita tersebut sudah sejak 2 hari sebelumnya. (Setahu saya yang bangun pita tsb dari Bina Marga, baca dikoran lokal, kalo salah mohon dikoreksi)
pita kejut di kartasura jalan solo jogja
Layaknya sebuah keputusan politik, :D , hal ini juga pasti menimbulkan pro kontra di mata pengguna jalan yang sering melintasi jalur tersebut. Ada yang meminta keputusan tsb ditinjau ulang, ada yang meminta dikurangi ketinggiannya, bahkan ada yang minta sekalian saja tiap 100 meter di kasih pita kejut. lol. Namun ada juga yang mendukung, yang mengaku bahwa sekarang menyeberang di jalan tsb lebih mudah karena kehadiran pita kejut tsb.

Bagaimana dengan saya? :D Pita kejut di buat di 2 ruas jalan, baik yang menuju ke Solo, maupun menuju ke Jogja, namun hanya dibuat di ruas jalan yang berada di depan Markas Grup 2. Saya baru 2x melewati (mencoba) pita kejut tsb, yang menuju arah Solo (arah ke utara, ada 3 buah pita kejut). sementara yang arah ke selatan (jogja), saya belum pernah melewatinya maklum pilih jalur lambat sambil jalan santai menikmati suasana jalan. :D Saya baca dari koran, pita kejut tsb tingginya 4 cm sudah dikurangi 1 cm dari sebelumnya yaitu 5 cm.

pita kejut di kartasura jalan solo jogja
Saya pribadi sih senang-senang aja di kasih pita kejut tsb, ada manfaat yang saya dapat :D yang paling utama, menyeberang sekarang lebih gampang.. :D Walaupun ketika saya melewati pita kejut tsb, saya harus mengurangi kecepatan (paling rendah) dari motor. No offense.. :p

Oleh sebab itu, ketika anda melewati jalan solo jogja depan Grup 2 Kopassus kartasura, silahkan berhati-hati dan mengurangi kecepatan kendaraan anda. Apalagi anda yang berencana mudik lebaran besok (melewati ruas jalan tsb), sebaiknya anda sudah mengetahui informasi ini.. :)

Setum, setom atau.. ?

9 August 2011
Tak terasa saat membuka folder foto-foto campuran yang berisi segala macam foto/gambar yang saya anggap menarik (mulai dari foto pemain bola, alutsista, dll) saya menemukan beberapa buah foto yang saya ambik sekitar 2 bulan lalu. Sebuah foto yang benar-benar membuat saya berbpikir, “Bagaimana bisa ya?” :D Tapi setelah kembali berpikir, memang tidak ada buatan manusia yang sempurna, kecuali ciptaan-Nya. :D
pengeras jalan / setum rusak
Yup, itu sebuah pengeras jalan, ato sering di panggil stum (entah bagaimana tulisan yang benar.. :D ). Kendaraan tsb memang sedang dalam menjalankan pengerjaan jalan di lingkungan sekitar, namun ternyata mengalami peristiwa seperti yang terlihat dalam gambar. :D Tidak bisa bergerak kemana-mana (pada saat itu) dan berdiam dengan angkuhnya di tengah jalan (maaf bapak ibu yang melintas jalan tersebut, warga/pekerja tidak mampu mendorongnya ke pinggir jalan.. *kidding )
Namun, setelah beberapa hari (bahkan mencapai minggu mungkin) berdiam diri di situ, sepertinya dari pihak kontraktor memperbaikinya dan kendaraan tersebut kembali melaksanakan tugasnya. Dan jalan berhasil di perhalus, warga senang kontraktor senang, semua senang. Lnatas siapa yang tidak senang? tentu saja anda pembaca, karena tulisan ini sekian sampai di sini. :D

*Karena lagi baik hati, ini ada bonus pemandangan gunung Merapi n Merbabu di pagi hari dari lokasi. Selamat menikmati.. :D

gunung merapi dan merbabu

Pandangan Mata Solo Batik Carnival 2011

30 June 2011

25 Juni 2011 akan menjadi tanggal yang diingat sebagian besar masyarakat Solo, karena pada tanggal tersebut, Solo Batik Carnival (SBC) 2011 diadakan. SBC yang diadakan untuk keempat kalinya ini, pada tahun ini diadakan pada malam hari dengan mengambil tema “Keajaiban Legenda”. Animo warga solo dan sekitarnya (tidak tertutup kemungkinan pemirsa dari luar kota) berbondong-bondong menuju Jalan Slamet Riyadi, dimana karnaval tersebut akan digelar. Saya sendiri berangkat ke lokasi sekitar jam 6.30 dari rumah. Jalan-jalan pada saat itu, menurut saya penuh dan padat, semua jalan baik jalan raya atau jalan “tikus” padat dan cenderung macet (bahkan jalan desa yang saya lewati menjadi searah). Tapi beruntung bagi pengguna motor (termasuk saya dan nona tentu saja), karena tetap bisa maju sedikit demi sedikit sampai ke lokasi.. :D

Sekitar pukul 7, sekitar lokasi memang sudah penuh dengan penonton yang memadati Jalan Slamet Riyadi. Dan setelah menunggu beberapa waktu, Karnaval pun dimulai. Peserta karnaval menampilkan beberapa tema dari legenda yang berada di Indonesia, seperti Ande-Ande Lumut, Roro Jonggrang, Ratu Kencana Wungu dan Ratu Laut Selatan.

solo batik carnival 2011 jalan solo jogja

solo batik carnival 2011 jalan solo jogja

Dan ternyata tidak ketinggalan, di akhir rombongan karnaval terdapat pula Putri Indonesia yang ikut serta dalam karnaval SBC ini.. (dan tentu saja saya tidak tahu namanya, ndak pernah ngikutin siapa yang jadi Putri Indonesia :D ). Sebuah kejadian unik, yang terlontar dari salah seorang Putri Indonesia (saya g tahu siapa namanya). Putri Indonesia tsb yang berada di atas kereta berkata: “Saya duduk ya, pegel dari tadi berdiri (sembari duduk di kursi penumpang) “. Jelas saja diiyakan sama para penonton di sekitarnya.. :)

solo batik carnival 2011 jalan solo jogja

solo batik carnival 2011 jalan solo jogja

SBC 2011 udah berakhir, berjalan lancar bersama dengan segala kelebihannya dan kekurangannya.. Semoga kelebihannya dapat dipertahankan dan kekurangannya dapat di perbaiki di tahun depan.. Amin… Ditunggu Solo Batik Carnival yang akan datang.. Sampai jumpa di Solo Batik Carnival 2012.. :)

Gerhana Bulan

17 June 2011

16 Juni 20011 kemarin, masyarakat indonesia disuguhkan sebuah fenomena alam gerhana bulan. Gerhana bulan ini dimulai sekitar 01.30 dan berlangsung sekitar 100 menit. Gerhana bulan ini tergolong berdulasi lama. Saya sendiripun tidak lupa ikut menyaksikan, walaupun angin malam itu benar-benar dingin sekali. Tapi hal itu memang sepadan dengan fenomena alam yang dapat dikatakan untuk menyaksikannya kembali butuh waktu yang lama. Dan tidak lupa saya mengabadikannya, walaupun hasilnya tidak maksimal, tapi cukup sebagai sebuah pengingat.. :)

gerhana bulan terlama di indonesia kamis 16 juni 2011

Menurut saya, proses terjadinya gerhana sebenarnya sangat indah bila di abadikan secara keseluruhan.. Namun karena memang keterbatasan kemampuan dan alat, hasilnya akhirnya “seadanya” saja.. :D

gerhana bulan terlama di indonesia 100 menit kamis 16 juni 2011

Dan ketika masih dalam posisi gerhana total, saya kembali tidur karena memang mata sudah tidak bisa di ajak kompromi. Dan tentunya saya kembali bersyukur karena bisa menikmati fenomena alam yang indah ini.. :)

Solo Batik Carnival 2011

15 June 2011

Tidak terasa, perhelatan akbar Kota Solo “SBC – Solo Batik Carnival” akan di gelar kembali.. :) Solo Batik Carnival 2011 akan di gelar pada tanggal 25 Juni 2011. Berbeda dengan pergelaran-pergelaran sebelumnya, Solo Batik Carnival tahun ini akan diadakan pada malam hari, tentu saja berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan pada sore hari..

poster solo batik carnival 2011

Oleh sebab itu, jangan sampai ketinggalan perhelatan akbar tahunan kota solo ini.. :) Persiapkan kamera untuk mengabadikannya, jadikanlah saksi sebuah pergelaran karnaval budaya di Kota Solo tercinta.. :) Semoga acara berjalan lancar dan sukses.. Dan tentunya, sampai jumpa di sana.. :)

Semarang dalam 1 + 2 hari

9 June 2011

lama gak nulis, sekarang nulis lagi ah.. mumpung lagi semangat.. :D

Akhirnya kesampaian juga keinginan saya bepergian ke Semarang (seorang diri + memakai angkutan umum). Hitung-hitung menambah sedikit pengalaman dan wawasan tentang kota sekitar. Dan juganya melengkapi tulisan saya tentang Solo – Yogya yang dapat pembaca temukan linknya di sebelah kanan layar anda. :)

Ok langsung saja, pagi di akhir pekan itu ketika cek rutin di website pt x, terdapat pengumuman tentang tes tertulis yang diadakan di ibukota Provinsi Jawa Tengah. Saya yang buta terhadap kota Semarang, mencari informasi bagaimana ke lokasi tes tsb. Dari bantuan teman-teman di komunitas terbesar di Indonesia di f=19, regional semarang dan tentunya orang tua, akhirnya ada gambaran bagaimana harus menempuh ke lokasi tersebut..

Seninnya saya melakukan survei ke lokasi. Diawali dengan naik bus patas ke Semarang (20 ribu sekali jalan, turun di Sukun) dan dilanjutkan dengan naik angkutan umum atau bus kota dari Sukun menuju ke lokasi. Bus Patas jurusan Solo – Semarang menurut penilaian saya cukup nyaman dan sedikit hal yang menggelitik, patas jurusan tsb tetap menaikkan penumpang walaupun harus dalam kondisi berdiri (kalau bapak saya berkata karena mereka telah berlangganan) apapun penyebabnya bus tsb tetap nyaman dinaikin. Di Semarang menurut saya yang pasti kesan pertama adalah panas sekali.. :D Dan angkutan umum di Semarang jumlahnya banyak.. :D Kemarin naik 2 kali, ongkosnya 3500 dan 5000. Yang terakhir, kenapa sampai segitu karena saya banyak tanya2 kepada pak sopirnya (terutama tentang jalur2 angkutan ke lokasi tempat tes saya selain angkot) dan di jawab semua dengan sabar jadi sebagai ucapan terima kasih, saya bayar 5000.. :)

Setelah hunting penginapan, dapet penginapan yang menurut saya cukup bagus.. 75 ribu per malam dengan fasilitas AC, air
panas dan kulkas.. Setelah saya melakukan DP untuk kamar tsb, langsung pulang lagi.. Kali ini naik bus jurusan sukun
langsung, 8ribu ongkosnya sampai di Sukun (Setelah di perhatikan Sukun seperti Janti di Yogya, tempat buat oper ke kota).. Setelah dilanjutkan perjalanan dengan bus patas Semarang – Solo dan menempuh perjalanan 2-3 jam sampai juga di rumah.. :)

Dan di akhir pekannya lagi, kembali ke Semarang untuk tes seleksi.. Berangkat dengan membawa tas punggung bermuatan penuh (kayak mo ngungsi saja) kembali mengulang perjalanan senin sebelumnya.. Kecuali di Sukun ketika mau ke kota naik bus, saya kasih 10 ribu, ternyata g ada kembalian.. Mahal bener.. 2 hari ujian (tidak perlu di ceritakan bagaimana ujian tsb berlangsung, yang pasti ujiannya seperti ujian pada umumnya :p) setelah selesai ujian dan mau pulang, kembali naik bus ke Sukun.. Saya kasih 8ribu seperti hari Senin sebelumnya, malah dikembaliin seribu.. wtf! Benar-benar tarif yang naik turun (pendapat ane, tarif berarti tergantung kondektur yang bersangkutan).. :) Dan setelah dilanjutkan dengan naik bus Patas kembali, 2-3 jam perjalanan akhirnya kembali dengan selamat di rumah dan tinggal menunggu kabar pengumuman selanjutnya.. :)

Dan hasil perjalan kemarin, saya menemukan ciri khas dialek dari penduduk semarang dan sekitarnya. yaitu penggunaan kata “he’ e” yang dapat diartikan “iya” dalam Bahasa Indonesia.. Kalo di Solo “he’ e” bisa berarti “ho’ o”. Itulah keanekaragaman di Indonesia.. :D

Hal-hal Menarik Saat di Bus

11 March 2011
Sebuah tulisan tentang beberapa pengalaman menarik saat di dalam bus sepanjang perjalanan Solo – Jogja..

#Sang “Penyusup”

Suatu hari saat perjalanan balik ke ke Jogja, naik SK di malam hari. Saat kondektur bus terlihat bolak balik menghitung penumpang dan mencocokkan dengan bendelan tiket yang di pegang. Dalam benak saya, sepertinya terdapat selisih tiket dengan penumpang yang berada di dalam bus. Setelah berkali-kali kondektur menghitung jumlah penumpang (tentunya dengan menunjuk-nunjuk kecil) dan yakin ada selisih dengan bendel tiket, maka kondektur dengan ramah meminta penumpang mengeluarkan karcis (atau tiket ya?) untuk dicocokkan dengan bendel tiket (FYI, bus jurusan Surabaya – Yogya memakai tiket yang terdapat no seri, jadi bisa dicocokkan). Satu persatu tiket penumpang dicocokkan dengan bendel tiket, termasuk karcis punya saya.. :) Sampai salah satu penumpang (seorang pria, asumsi saya masih mahasiswa) mengatakan bahwa karcisnya hilang (Dan ternyata, no seri karcis yang di bendel karcis sudah pas dengan no seri karcis yang di bawa para penumpang.) . Sepertinya di sini mulai ada titik terang. :D

Kondektur dengan awak bus lain, membahas penumpang tersebut di belakang (untungnya saya duduk agak di belakang, sehingga masih masuk dalam jarak dengar saya).

kondektur (K), awak bus (A, B), penumpang tertuduh (P) (langsung saya artikan pakai Bahasa Indonesia saja ya, karena aslinya beliau-beliau memakai Bahasa Jawa)

K: Gimana sekarang? Yakin mas nya itu? (Sambil melirik ke penumpang tsb)
A: Ya udah, di tanyai lagi saja. Dia naik dari mana, bayar berapa? (Kondektur menghampiri penumpang tersebut)

K: Mas, tadi yakin sudah membayar?
P: Sudah.. (sambil memainkan hape)
K: Tadi naik dari mana?
P: Solo pak..
K: Tadi bayar berapa?
P: 8 ribu..
K: Pake uang berapaan bayarnya?
P: 10 ribuan..
K: Berarti ada kembalian 2 ribuan.. Bisa lihat uang kembaliannya..
P: (Membuka tas mencari uang kembalian tsb, dan kemudian membuka dompet masih mencarinya..)
K: Ada gak mas? Sudah kepakai buat yang lain?
P: Iya pak, udah kepakai..
K: (berjalan mundur menghampiri A dan B)

A: Gimana katanya?
K: Katanya naik dari solo, udah bayar juga..
B: Aku yakin, dia yang belum bayar..
K: Seingatku, aku g pernah memberi kembalian 2 ribu ke penumpang..
B: Yakin, pasti itu orangnya yang belum bayar.. Ya udah, aku saja yang tangani.. (menuju ke arah penumpang tersebut)

B: Mas, kamu udah bayar belum? (suaranya tegas)
P: … (diam gak menjawab, masih main hape)
B: Kalo belum bayar, bayar sekarang juga gak apa-apa (masih dengan suara tegas)
P: … (masih gak peduli, dan mainan hape)
B: … (diam, sepertinya memberi waktu sebentar)
B: (akhirnya marah juga) Aku yakin, kamu yang belum bayar! Di suruh bayar gak mau! Kamu turun di sini saja. (sambil menarik jaket penumpang tersebut.) Kang (manggil supir), berhenti di sini aja, ini penumpang g mau bayar. biar turun di sini saja.. (masih naik pitam)
P: … (masih tetap diam, berjalan menuju ke depan untuk turun)

(Dan tentu saja hal ini mendapat sambutan berdiri dari penumpang yang lain yang mau melihat mukanya. Penumpang tsb menutup kepalanya dengan kerudung dari jaketnya, mungkin untuk menutupi rasa malunya. Terdengar suara pintu depan ditutup dan bis kembali melaju.)

Saat proses percakapan antara penumpang dan kondektur tadi, ada hal yang menggelitik.. Penumpang tersebut, saat membuka dompet mencari uang kembaliannya, ternyata di dalam dompet, terdapat banyak uang.. Dari warnanya, saya melihat warna merah dan biru.. (asumsi saya merah 100ribu, biru = 50 ribu). Danyang pasti uang di dalam dompet tersebut bukan dalam jumlah sedikit.. :D Seharusnya membayar biaya biaya bus, bukan sesuatu yang berat.. Atau mungkin penumpang tersebut memang memiliki “kelainan” semacam klepto kalo boleh ane sebut? bierlah Tuhan dan penumpang tersebut yang tahu.. :)

Saran saya, bayarlah tarif angkutan sebagaimana mestinya.. Daripada dapat malu di tengah jalan.. :)

:) & :-)

#Saya Gak Megangin..
Suatu siang saat balik ke Kartasura naik bus solo jogja (lupa namanya). Posisi duduk saat itu di belakang pak supir, dan di sebelah kanan saya ada penumpang lain (laki-laki), saya perkirakan sih umurnya masih tetap lebih muda saya.. :p

Saat di daerah klaten, seorang pedagang asongan masuk ke bus dan menawarkan barang dagangannya. Pedagang tersebut menawarkan permen jahe, kacang dan sejenisnya. Dengan metode setiap penumpang di kasih satu-satu dari dagangannya untuk menarik minat beli. Tidak terkecuali saya mendapat permen jahe, saya hanya memegangi permen tersebut sampai pedagang tersebut mengambil kembali dagangan mereka. Tidak terkecuali penumpang di samping kanan saya. Dia sepertinya juga diberi permen jahe oleh pedagang tersebut.

Yang bikin saya kaget, penumpang tersebut tidak memegang erat barang tersebut. Ternyata, dia memindahkan permen tsb dari pangkuannya ke jendela bus (ada tempat siku kecil di jendela). Awalnya sih permen tersebut berada di tempatnya, tapi ketika bus menikung permen tersebut jatuh, dan penumpang juga mengabaikannya. Sampai pedagang tersebut kembali menrik dagangannya, terjadi percakapan yang menggelitik.

Pedagang Asongan : A, saya : S, penumpang: X

A: (memegang pundak X untuk menagmbil dagangannya)..
X: Apa pak?
A: Permennya tadi mas..
X: Aku gak megangin…(ketus sambil menunjukkan ke dua tangannya)
A: (melongok ke bawah kursi dan memegang pundak saya..) Mas, tolong ambilkan permen itu mas..
S: Oh, iya pak (membungkuk sedikit, mengambil permen dan langsung dikasihkan bapaknya)
A: Makasih y mas.. Semoga bla.. bla.. bla.. (mengucapkan doa dan saya mengamininya, sambil bilang sama-sama y pak).
A: .. (langsung berjalan ke belakang dan mengambil dagangan dari penumpang lain..

Dari kejadian itu, pendapat saya ada juga ya manusia super egois dan ketus. Dengan pede-nya dia bilang tidak megangin, lah padahal saat dia meindah permen tersebut dari pangkuan ke kaca bus, apa itu tidak dinamakan memegang?? Apa susahnya sih “menjaga” barang dagangan tersebut sebentar saja?? Saya perhatikan Anda tidak tidur juga..

Bagaimana kalo posisi anda yang menjadi bapak pedagang asongan tersebut dan mendapat perlakuan begitu ?(pertanyaan khusus untuk penumpang di samping kanan saya.)

Calon Wisudawan

11 March 2011
Hari itu, saat matahari masih bersiap menampakan diri, maka sebaliknya saya sudah bersiap menuju acara prosesi impian (hampir) semua mahasiswa, WISUDA. Saat adzan subuh berkumandang, maka saatnya acara mandi pagi dimulai dan sarapan pagi.. Katanya biar tidak kelaparan waktu acara berlangsung.. :D

Jam 7 semua masuk ke ruang, (jam 6 disuruh datang, jam 7 baru masuk ruang), dan setelah duduk ternyata acara dimulai jam 8. Sembari menunggu, disajikan gending jawa yang alunan suaranya membuat saya terkantuk-kantuk dan (mungkin) teman2 yang lainnya.

Di acara ini ada yang berbeda, di mana buku kenang-kenangan wisuda mulai wisuda periode kemarin (yes periode pertamax) di cetak (burn) dalam CD. Tidak dicetak di dalam buku, hemat kertas dan tentunya (mungkin) bertujuan menyelamatkan bumi kita. :D

Namun setelah saya buka di komputer, ada hal yang menggelitik bagi saya di dalam buku yang berformat .pdf itu. Ternyata di setiap awal daftar mahasiswa yang lulus per fakultas pada periode tersebut, judul tersebut bertuliskan “Daftar Calon Wisudawan/Wisudawati”. Calon wisudawan/wisudawati? :) Bukannya seharusnya Daftar Wisudawan/Wisudawati? Karena setahu saya buku tersebut Buku Wisuda Lulusan … IMHO, kalo udah di wisuda berarti kita bukan calon wisudawan/wisudawati lagi, tapi sudah wisudawan/wisudawati.. CMIIW

calon wisudawan ugm periode I / II TA 2010/2011
Tapi hal ini tidak mengurangi rasa bahagia dan ucapan syukur saya. Pihak universitas, saya yakin telah berusaha maksimal untuk menyiapkan segala keperluan buat acara ini dan tentunya pasti ada kekurangan yang tidak diduga. Sekali lagi terima kasih untuk semuanya..

:) & :-)

Selingan saat minggu-minggu wisuda itu :

Direktur kemahasiswaan UGM (maaf pak, lupa namanya :D ) saat gladi H-2..
…saya minta kepada calon wisudawan semua, besok saat sesi menyanyikan Hymne, menyanyi yang lantang dan keras ya. Karena ada penelitian, bahwa wisudawan yang menyanyi hymne dengan keras saat wisuda, rejekinya dimudahkan kemudian… ” grrrr… Amin… :D

Pembaca daftar wisudawan..
dari fakultas … a… b… c… d… … Bondan Prakoso…. ” grrrr.. Dan wisudawan ramai berguman tentang nama wisudawan yang mirip dengan nama artis Indonesia tersebut.. :D

Jogja Game Expo

10 March 2011
Jogja Game Expo merupakan Mobile Game Development Competition dengan tema BUDAYA INDONESIA. Pendaftaran untuk mengikuti acara ini GRATIS dan terbuka untuk UMUM.

jogja game expo himakom ugm
Pendaftaran sampai tanggal 6 April 2011. Keterangan lebih lanjut silahkan klik saya. :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.