Pengguna jalan raya Solo-Jogja dikagetkan dengan kehadiran pita kejut (dapet istilah dari koran, sering disebut marka kejut, polisi tidur ato sebutan lainnya

) yang dibuat di depan Markas Grup 2 Kopassus Kartasura. Saya sendiri saja baru mengetahui hal itu di pagi hari pada tanggal 11/8/2011, saat melintasi jalur lambat di pagi hari dan terkesima dengan pemandangan kandaraan yang padat arah ke selatan (jogja) yang sepertinya tidak lazim sebelumnya. Usut punya usut, ternyata mereka sedang melalui pelan-pelan pita-pita itu. Truk gandeng, bus, kendaraan pribadi dan motor, semua berjalan pelan melewati pita kejut tersebut. Dan dari beberapa sumber yang saya tanyai, pembangunan pita tersebut sudah sejak 2 hari sebelumnya. (Setahu saya yang bangun pita tsb dari Bina Marga, baca dikoran lokal, kalo salah mohon dikoreksi)
Layaknya sebuah keputusan politik,

, hal ini juga pasti menimbulkan pro kontra di mata pengguna jalan yang sering melintasi jalur tersebut. Ada yang meminta keputusan tsb ditinjau ulang, ada yang meminta dikurangi ketinggiannya, bahkan ada yang minta sekalian saja tiap 100 meter di kasih pita kejut. lol. Namun ada juga yang mendukung, yang mengaku bahwa sekarang menyeberang di jalan tsb lebih mudah karena kehadiran pita kejut tsb.
Bagaimana dengan saya?
Pita kejut di buat di 2 ruas jalan, baik yang menuju ke Solo, maupun menuju ke Jogja, namun hanya dibuat di ruas jalan yang berada di depan Markas Grup 2. Saya baru 2x melewati (mencoba) pita kejut tsb, yang menuju arah Solo (arah ke utara, ada 3 buah pita kejut). sementara yang arah ke selatan (jogja), saya belum pernah melewatinya maklum pilih jalur lambat sambil jalan santai menikmati suasana jalan.
Saya baca dari koran, pita kejut tsb tingginya 4 cm sudah dikurangi 1 cm dari sebelumnya yaitu 5 cm.
Saya pribadi sih senang-senang aja di kasih pita kejut tsb, ada manfaat yang saya dapat

yang paling utama, menyeberang sekarang lebih gampang..

Walaupun ketika saya melewati pita kejut tsb, saya harus mengurangi kecepatan (paling rendah) dari motor. No offense.. :p
Oleh sebab itu, ketika anda melewati jalan solo jogja depan Grup 2 Kopassus kartasura, silahkan berhati-hati dan mengurangi kecepatan kendaraan anda. Apalagi anda yang berencana mudik lebaran besok (melewati ruas jalan tsb), sebaiknya anda sudah mengetahui informasi ini..
Like this:
Be the first to like this post.
Tags: jalan solo jogja, kartasura, mudik lebaran 2011, pita kejut kopassus
This entry was posted on 19 August 2011 at 2:20 pm and is filed under Nyawa Hidupku. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.
28 August 2011 at 12:16 pm |
Yang membuat polisi tidur tersebut bener2 tolol dan g punya wawasan luas. G mikir efek sampingnya. Gmn kalo waktu lebaran misalnya, akan menambah macet yang lebih parah dan berkepanjangan. Apalagi yang g biasa lewat di situ, pasti akan menjadi penyebab kecelakaan. Astaghfirulloh.
2 September 2011 at 2:31 pm |
kemarin lewat di situ sih, mau ada pita kejut ato tidak, tetep aja macet (terutama dari arah jogja ke solo).
menurut saya, pita kejut itu sebenarnya adalah dampak dari beberapa pengguna motor yang sering cenderung ngebut.. (lumayan panjang antara jarak lampu pertigaan kartasura dengan lampu merah sawit). hal ini sering digunakan untuk memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi, sehingga bisa jadi dan beberapa kali menyebabkan kecelakaan di jalur tsb.. (coba saja lewat di jalur tsb pada pagi hari jam2 berangkat sekolah/kerja, rata2 semua ngebut..
mungkin dari situlah dibuat pita kejut yang bertujuan untuk mengurangi kecepatan kendaraan di sekitar kawasan tsb, yang cukup ramai untuk aktifitas penyebrangan juga…
cuma, yang disayangkan adalah belum ada papan petunjuk tentang adanya pita kejut tsb, jadi yang tidak terbiasa lewat situ biasanya tetap main hajar saja..
no offense..
31 August 2011 at 9:36 pm |
Wah, terima kasih infonya gan. Baru tahu nih.
Harus pelan, daripada nanti menyiksa kendaraan.
2 September 2011 at 2:33 pm |
sip gan.. ane lewat situ beberapa kali, juga pelan2 saja.. sambil menikmati perjalanan..