Apakah kita = bot?

24 January 2015

1:30 PM 1/24/2015
sebuah percakapan di sore itu (entah tahun kapan) dengan (mantan) kepala (bekas) unit saya..

pak bos: “gawean kog ra entek-entek yo mas.. nambah terus n ngono-ngono ae”
saya : “iyo pak, rutinitas kantor kadang boseni.
pak bos: “iyo mas, nak dituruti terus ra bakal mulih-mulih awake dewe”.
saya : ~ sok inggris “we are like bot in fuckin system, pak”
pak bos: “nah.. iyo mas. kudune njenengan nak wis duwe pikiran koyo ngono..”
“… isoh metu saka kantor, dadi usahawan.’
saya : “hahaha.. iyo pak, kapan2. ”

kita manusia, apakah sama dengan bot? dalam artian saya yang sederhana, bot diciptakan untuk melakukan sesuatu prosedur secara berulang-ulang, mereka melakukan rutinitas yang sudah diciptakan si empunya. Pertanyaan yang saya selalu tanyakan, apakah kita sama, dalam artian bukan dari sisi pikiran tapi dari sisi rutinitas dunia kerja. :) Bagi saya, jawaban bisa jadi iya.. (kalo saya sih i–yes..) :v

Saya jabarkan sekelumit rutinitas saya,
Pagi, morning briefing dan doa. hidupin komputer, duduk, ambil data, liad berkas, olah dan kerjakan. Surat menyurat ke bagian lain, atau disisipin sedikit adu argumen dengan bagian lain.

bot

Bayangkan dengan Bot, misal dia dibuat untuk melakukan prosedur ghost protocol, halah.. malah judul film. Saya koreksi, bot yang melakukan prosedur, misalkan menggabungkan sebuah komponen ke mesin, secara terus menerus. Setiap menit, bot itu melakukan prosedur tersebut berulang. Bisa sampai seharian, ato bahkan mingguan, bulanan. Seperti rutinitas yang kita lakukan bukan.

+ Om, tapi kan beda. kita manusia, sedangkan dia (ro)bot.
– Iya, dek.. itu kan Om bahasnya rutinitasnya, yang kita lakuin selalu sama. –”

Sistem yang saya bahas, adalah saya anggap sebagai lingkungan kerja. Kita adalah bot, di sebuah sistem. Saya bekerja di sebuah lingkungan, saya beradaptasi, akhirnya itu menjadi rutinitas saya. Apakah bisa saya ubah sistem tersebut? dalam skala kecil saya bisa bilang bisa, untuk secara skala besar, saya bilang belum sanggup dan belum mampu. Artinya dalam sistem tersebut dalam kendali saya, saya bisa mengubahnya. walopun dalam skala kecil. namun untuk skala besar, saya belum sanggup. Karena akses saya terbatas. Akhirnya saya pun kembali kerutinitas saya lagi di sistem tersebut.

Jadi, menurut saya, disadari ato tidak, kita menjalankan rutinitas yang selalu sama. Saya, bisa bilang setiap minggu ngejar bis solo-semarang, masuk kerja, pulang, tidur, dan lain sebagainya. Itu rutinitas yang tanpa kita sadari, kita lakukan walaupun kadang kita merasa jenuh. Yak, disadari atau tidak kita bisa jenuh juga terhadap rutinitas tersebut.

Ok, sebagai penutup, bahasan di atas tidak perlu diperdebatkan. Apalagi dibawa tidur sampai ke alam mimpi. :lol . Yang penting kita bekarya untuk kita sendiri, keluarga, masyarakat dan bagi orang-orang yang membutuhkan sehingga kita bisa bermanfaat untuk makhluk lain. :)

Salam.
1:59 PM 1/24/2015

Solo – Semarang

10 May 2014

3:04 PM 10/19/2013

Ketemu lagi dengan saya, setelah diniatkan dalam hati akhirnya tergerak juga untuk menulis tulisan-ulasan seputar jalur darat yang sudah saya tempuh selama kurang lebih 2 tahun ini. Berawal dari tulisan saya di “Semarang dalam 1-2 hari” ternyata memang Yang maha Kuasa mengarahkan hidup saya ke ibukota Jawa tengah, kota semarang. Semarang tanpa saya jenuh menyebutnya merupakan bagian segitiga emas, joglosemar.

Di sini saya akan mengupas sedikit seluk beluk jalur solo semarang dalam pandangan ane. Tidak seperti di tulisan jalur solo jogja, saya tidak akan menyajikan data lampu lalulintas (bang-jo) terlalu banyak bro.. :D dan lebih banyak saya ceritakan melalui pengalaman menggunakan angkutan bus bukan motor, karena memang saya jarang melibas jalur ini dengan sepeda motor. Balungan tuwo, cepet pegel dan ngantuk kalo perjalanan jarak jauh.

10:03 AM 5/10/2014

Oke teman, jangan bingung liat tanggal di atas, itu cuma jam saat saya melanjutkan tulisan ini. (Di notepad tinggal tekan F5 maka akan muncul jam berapa saat anda mengetik. 10:04 AM 5/10/2014, nah lho ini muncul lagi. sekali lagi tekan F5 10:21 AM 5/10/2014.. haha :v). Kembali saya sambung tulisan saya tentang jalur Solo – Semarang. Secara teknis kota yang akan dilewati adalah Solo – Kartasura – Boyolali – Salatiga – Bawen – Ungaran – Semarang. Kota2 kecil tidak perlu saya sebutkan saja di sini, karena saya juga tidak terlalu hapal. hehe. Perjalanan ke Semarang dari Solo dengan naik bus merupakan hal yang menarik. Bus Solo – Semarang banyak “merknya” dan “pilihannya”. Naik bus dapat dari terminal atopun dihentikan di tengah jalan (yang penting bus tidak saat kondisi kejar-kejaran dengan bus sebelah). Bus trayek Solo-Semarang bisa dibagi berdasarkan jumlah kursinya, kursi seat 2-2 atau 2-3. kalo 3-3 mas? tidak ada dek, itu skor sepakbola.. kalo 0-0 pakdhe? kalo itu skor kaca mata dek berarti :hammer:. Udah lanjut lagi deh, sepengetahuan saya bus Solo-Semarang semua ber-AC (cmiiw), air conditioner bukan angin cendela ato angin cepoi-cepoi, jadi tidak ada cerita berkeringat di dalam bus. :)

Kembali ke masalah kota yang dilalui bus ini, ane yakin jika dari Solo, Terminal Tirtonadi adalah terminal pemberangkatan (maklum bos, tidak pernah naik dari Solo). Berangkat menyusuri jalan, pasti akan berhenti di seberang rumah sakit Panti Waluyo-Solo, ngetem lagi sebentar. Lanjut lagi melewati Solo Square-Solo bablas sampe Kartasura. Sebelum jam 4 sore, bus biasanya akan masuk terminal (belok ke kanan/ke arah utara (menuju bandara adi soemarmo) dari perempatan besar Kartasura), tetapi selepas jam 4 sore, biasanya sih langsung lurus melewati pasar kartasura – tugu kartasura – bangjo ngasem – trus bablas ke Boyolali. Kalau pas saat rame (misal nih, libur gandeng 3 hari, ato akhir pekan, jangan berharap banyak ke semarang naik dari kartasura bisa dapat kursi, biasanya alamat sudah berdiri-alias latihan upacara kalo temen ane bilang). :V.

Dari kartasura bus ini pasti akan melaju ke Boyolali, kenapa saya bilang pasti ke Boyolali, karena kalo bus ini belok kiri di Tugu Kartasura berarti anda bukan naik bus Solo-Semarang tetapi naik bus Solo-Jogja.. oh.. ternyata kamu salah jurusan… ##haha.. Menuju kota susu sapi- Boyolali, bus bergerak merayap. Macet? tidak bos.. memang jalannya naik sedikit demi sedikit. Di Boyolali bus tidak lewat kota, melainkan akan lewat jalur lingkar yang biasanya dilewati Bus dan truck. Setelah itu bus masuk ke terminal Boyolali. Nurunin penumpang dan naikin penumpang. :) Lepas terminal Boyolali perjalan di lanjutkan, menyusuri jalan yang mulai berkelok-kelok dikit. naik turun dikit dan trus bablas.. Bablas kemana pakdhe? Kalo saya sih bablas tidur.. lha masih lama kok perjalanannya.. haha. Tak berapa lama bus masuk ke daerah Ampel dan lanjut ke Salatiga. Terminal Tingkir akan disinggahi bus jika hari belum sore/malam. Jika sudah sore menuju malam hari, bus hanya akan berhenti di sisi jalan tanpa masuk ke terminal. Bus berangkat kembali lewat kota Salatiga, ABC belok kiri. Bus Solo-Semarang tidak (belum ada) lewat jalur lingkar salatiga. Oke, bus sudah kembali ke jalan yang benar, maka daripada itu mari kita lanjut tidur lagi.. zzzz…

Setengah perjalanan lagi bus ini finish di tempat tujuannya. Lewat Salatiga bus akan masuk ke terminal Bawen, pertemuan jalur dari Solo atau Jogja menuju ke Semarang. Di Terminal Bawen, bus biasanya ngetem sebentar dan ada juga yang tidak masuk ke terminal. Tidak lama kemudian bus akan kembali melanjutkan perjalanan. Menerabas jalur pada Karangjati dan Ungaran, kalo sepi biasanya sih sopir akan gas pol di sini. Karena biasanya selepas Bawen jarang penumpang naik bus ini. Di sekitaran Karangjati, jika bus penuh, biasanya akan banyak kursi kosong karena kebanyakan penumpang bus kebetulan pas banyak karyawan-karyawan pabrik yang kembali ke tempat bekerja. Di ungaran, (melewati gerbang Bandungan), biasanya kondisi lalu lintas merayap mungkin pas banyak yang kembali ke Semarang ya, jadinya padat kayak arus balik. Di RS Ungaran bus akan belok kiri, mengambil jalur Bus, tidak melewati kotanya. Jalur bus ini akan bertemu di “taman unyil” entah kenapa di sebut begitu saya pun juga belum tahu sejarahnya. :)

Lewat Taman Unyil bus akan melewati Watu Gong (daerah Kodam Diponegoro), dan hola.. Terminal Banyumanik. Silahkan turun di sini yang mau turun di sini, kalo saya lanjut di depannya, turun di Sukun. :) Perjalanan panjang sekitar 2,5 – 3 jam itu berhenti di Sukun, karena selanjutnya saya meneruskan perjalanan dengan naik angkot

serba serbi :

#
Pasti ada yang tanya busnya cuma nyampe sukun mas? Tidak mas, hanya supir bus dan Tuhan yang tahu kemana bus akan berhenti. lol. Bus trayek ini ada 2 kemungkinan berhenti, di terminal Mangkang dan terminal Terboyo. Beda PO beda juga pemberhentian terakhirnya. Dan kalo malam bus akan ada yang lewat Kota, tidak lewat tol. tapi saya sendiri belum pernah ikut bus lewat kota pas malam. karena saya selalu turun di Sukun. Bertanya saja ke kondektur bis, mereka akan menjelaskan lewat mana, atau biasanya akan ditanyai selepas Bawen, siapa yang lewat Kota.

#
Pakdhe, lha tarifnya berapa sekarang? dari tadi gak ada pembahasan tarif? O, iya, kelewatan.. haha. untuk tarif, berfariasi mas untuk PO satu dengan yang lain. Di saat tulisan ini saya buat, 12:22 PM 5/10/2014, untuk PO T##### & R##### S#####, Solo-Semarang seat 2-2 20.000,- , yang pasti ada yang harganya 25.000,- tapi PO apa saya lupa dan tidak ingat, karena saya sendiri selalu naik yang masih 20.000,- hehe. Untuk R#### S##### yang seat 2-3 Solo-Semarang 15.000,-

#
Bos, lha kalo yang jurusan Surabaya-Semarang itu bijimana? Ada tho? Ada mas, PO E## dan S##### K, buka trayek Surabaya-Semarang via Solo. Untuk tarifnya, saya hanya tahu yang E##, sama 20.000 untuk Solo-Semarang. Untuk PO yang satunya jarang naik dan lupa berapa tarifnya. :)

#
Pakdhe, busnya 24 jam gak pakdhe? Walah, kalo ini saya belum pernah membuktikan. Konon kadar yang beredar dan desas desusnya memang 24 jam, tapi POnya apa, ane tidak tahu. Kalo pernah denger dari kondektur E##, dari POnya paling pagi dari Semarang jam setengah 2 pagi, paling malem sebelum jam 12 masih ada tapi tepatnya jam berapa lupa, yang pasti di belakang karcis bus ada jadwalnya dari Po tersebut.

#
Mas, itu bus nya PATAS kan mas? Iya patas, bukan berarti penumpangnya terbatas. Tapi realitanya ada yang berdiri bahkan sampai penuh busnya. Yang sudah biasa naik trayek Solo-Semarang biasanya sudah paham, kalo bus trayek ini dalam kondisi tertentu memang penuh dan sampai berdiri. Kondisi tertentu, yang pasti libur panjang minimal tiga hari, kalo sabtu minggu penuh tapi masih tidak sepenuh pas libur panjang. Dan kalo pas libur panjang 3 hari misalnya, jika anda berdiri, siapkan fisik, karena jangka waktu berdiiri bisa jadi akan lama. Pengalaman saya, paling lama Semarang-Kartasura berdiri, paling banter cari sandaran punggung di kursi-kursi bus.

#
Om, om, lha kalo sampe berdiri gitu pas naik bis, ada gak alternatif lain ke solo selain naik bis? bisa naik kereta mas, silahkan gugling untuk jadwalnya. ato travel mungkin juga ada. :)

#
Sekedar info tambahan, Semarang-Bawen sudah terhubung melalui Jalan Tol. Jadi, bagi yang bawa mobil pribadi bisa lewat jalan tol, lebih cepat dan menghemat waktu. Keluar tol di Bawen, pas seberang Terminal Bawen. Dari pengalaman, masuk tol dari semarang- pintu tol gayam sari, keluar di Bawen, kalo tidak salah hitung waktu tempuh 30-60 menit. Lebih memangkas waktu tempuh daripada lewat jalan biasa. Untuk tarifnya tol gayamsari 2.000,- – tol undip 2.000,- tol ungaran – 6,500,- dan tol bawen 7,000,-. cmiiw, semoga bermanfaat.

Sekian tulisan saya ini, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. selamat jalan dan selalu hati-hati di jalan. :)
Kartasura, 12:50 PM 5/10/2014

1:14 PM 1/24/2015
Ketemu lagi sama saya mas gan. :D Orang yang (isyaAllah) terpercaya perihal trayek Solo-Semarang ato sebaliknya :cool:. Jadi begini, saat saya sadar bahwa saya punya blog yang harus saya “belai”. :hammer:. ada postingan tentang trayek Solo-Semarang yang seharusnya saya update untuk beberapa hal. :) Untuk kebeikan bersama, sebaiknya pembaca memperhatikan tanggal saya update tulisan ini, supaya tidak salah informasi. Oke kita mulai saja, kita pasti tahu bahwa harga BBM yang berubah mau tudak mau mengubah tarif bis trayek Solo-Semarang. tidak perlu panjang x lebar, saya sajikan update- langsung

##
+ Om, BBM naik turun gitu, ongkos bis solo-semarang naik turun juga? :O
– Belum dek, ato tepatnya tidak. Maksudnya, belum turun. Kalo naik pasti itu. :v. Ane langsung sebut Inisial POnya aja, sepengeliatan saya yang terakhir, RO### Sa#### seat 2-2 masih 25 ribu, seat 2-3 20 ribu. Untuk po TA#### ane yakin sama 2-2 25 ribu, untuk L## Sa#### sepertinya 25 ribu yang seat 2-2, karena ane jarang naik po tersebut. :o. untuk E## trayek surabaya-nan, ane yakin sama 25 ribu juga.
+ Berati gak naik-turun ya om?
– naik turun dek, jalannya yang naik-turun. haha..

Sekian Update dari saya, sampai ketemu di bis. kalo ketemu jangan lupa sapa-sapa. :D hati-hati di jalan, mancing mania… Mantab!!!

+ om.. ini bukan mancing..
– Oh, iya salah. maklum dek, mau mancing ikan belum kesampaian. :hammer:

Bis Solo-Semarang-an… Mantab!!!

Arogan

29 January 2014

Arogan..
Arogan..
Arogan..
Arogan..
Arogan..

Semua orang itu arogan teman. Tahukah kamu?
Apa? Belum tahu?! Maka ku beri tahu teman,dengarkanlah..
Si anu itu arogan teman, masak dia gak terima tentang kinerjaku, tentang belajarku.
Aku jungkir balik gini,dia tetap gak terima.
Baginya semua harus sama dan sesuai dengan kemauannya.
Gila kan teman? Mau dipukul rata kita-kita ini teman. Duh.. Tahu gini kemarin mending tanggungjawabku dia kerjain saja. Toh kan sama-sama mau dipukul rata.
Ah yasudahlah, cuma orang kemarin sore aku teman, gak bakal didengerin. Atau mungkin,aku dianggap arogan juga sama si anu? Ah biarlah..
Mending kembali merapal lagi aja aku.. Arogan..arogan..arogan..arogan..arogan..arogan..arogan..arogan..arogan..arogan…arogannnnnn…!!!
Bajing nnnnn..!!!

Percaya

19 October 2013

inilah aku, serpihan hidup yang tak dianggap
udara yang tidak akan dihirup
air yang tidak akan diminum
nama yang tidak akan dikenang.

semua sudah kulakukan,
apa balasanmu?
semua sudah kulalui,
inikah tanda terima kasihmu?

percuma waktu yang terbuang,
ato mungkin yang terlewati
jika selalu engkau beginikan aku..

sebuah kepercayaan yang tulus,
yang aku dambakan.

19:06 PM 02/01/2013

~ habis bongkar data pc kantor, lupa kalo pernah nulis kayak gini, terlalu sayang jika tidak di publish. :)

Bersyukurlah

25 April 2012

Oke.. Sepertinya lama saya sudah tidak memperbaruhi tulisan saya. Ditengah rutinitas kerja (like a bot at fvcking system) yang tinggi bermacam kejadian menginspirasi saya. Namun sayang,semua rontok dtengah jalan.
Sebenarnya sebuah hal yang selalu mengusik benak saya, adalah tentang bersyukur. Kenapa? Manusia pada dasarnya memang makhluk yang selalu tidak puas. Selalu selalu dan selalu menginginkan banyak hal yang melebihi kemampuannya untuk memenuhinya.
Sayapun tidak memungkiri kadang kepala saya mendongak ke atas melihat derajat orang lain lebih tinggi dari saya. Bermimpi untuk menjadi setara. He. Namun disaat itulah ketika melihat orang lain di posisi lebih bawah dari posisi saya (baca:susah) maka di saat itulah pikiran saya kembali, bahwa hidup itu kadang di atas kadang di bawah. Semua orang sudah ada porsi masing-masing. Tidak puas atas apa yang kita dapat itu wajar, tetapi tidak bersyukur atas apa yang kita dapat itu kurang ajar.
Jadi menurut hemat saya, daripada melihat ke atas terus-terusan lebih baik dikurangi dan mulai bersyukur atas apa yang kita peroleh sembari tetap berusaha memenuhi kebutuhan kita yang lain..:-)

Semoga bermanfaat.
Salam.

Digelapnya kamar,20120425

Wawancara Kerja

10 December 2011

Sudah lama sepertinya saya tidak menulis di blog lagi.. :D
G adil rasanya jika blog ini terlupakan, sementara saya harus berkutat dengan perkerjaan saya.. :D
Karena blog ini tanpa saya sadari, telah menjadi “teman” saya…

Ok, di sini saya hanya berbagi pengalaman yang saya dapat dari mata dan telinga saya.. Wawancara kerja, tidak dipungkiri kadang seseorang ketika mendengar wawancara kerja, dalam pikirannya tergambar sebuah fase tanya jawab yang menegangkan (karena memang menentukan arah kedepannya).

Saya pernah membantu seleksi pegawai baru kantor, saat tahapan wawancara. Dalam ruangan tsb, pewawancara (pejabat kantor) setelah selesai mewawancarai, berkata. “Kog kayaknya hari ini tidak ada yang meyakinkan ya pesertanya. Dari sikap duduk aja tidak ada yang tegas. ”

Sebuah pernyataan yang cukup menggelitik saya. Sikap duduk? Apakah ada yang salah dengan sikap duduk pesertanya? saya tidak tahu. :D Karena saya tidak memperhatikan.. :p Yang pasti dari pernyataan tsb, saya hanya berpendapat bahasa tubuh dapat menceritakan semuanya kepada penanya.. Jadi ketika dalam proses wawancara, menurut saya, pastikan posisi badan tegap, dan tidak terlalu banyak bergerak atau membuat gerakan.. (seperlunya saja).. itu sih menurut saya.. :D Yang pasti bikin diri anda senyaman mungkin tanpa mengurangi “ketegasan” anda dalam proses wawancara.

Dan juga saya singgung sedikit tentang surat lamaran kerja.. Pesan saya, pastikan anda menulis posisi yang akan anda lamar adalah sesuai yang dibutuhkan atau tertera di media pengumuman.. Jangan membuat istilah baru, misal posisi yang dibutuhkan Kiper, yang ditulis adalah Penyerang.. karena dari pengalaman, surat lamaran yang posisi lamarannya tidak sesuai langsung dikesampingkan.. :D Jadi cermatlah dalam membuat surat lamaran.. :D

OK, sekian dari saya.. sedikit pengalaman ini semoga dapat membantu teman-teman yang akan berkutat dengan dunia kerja.. :D

Pita Kejut di Kartasura

19 August 2011
Pengguna jalan raya Solo-Jogja dikagetkan dengan kehadiran pita kejut (dapet istilah dari koran, sering disebut marka kejut, polisi tidur ato sebutan lainnya :D) yang dibuat di depan Markas Grup 2 Kopassus Kartasura. Saya sendiri saja baru mengetahui hal itu di pagi hari pada tanggal 11/8/2011, saat melintasi jalur lambat di pagi hari dan terkesima dengan pemandangan kandaraan yang padat arah ke selatan (jogja) yang sepertinya tidak lazim sebelumnya. Usut punya usut, ternyata mereka sedang melalui pelan-pelan pita-pita itu. Truk gandeng, bus, kendaraan pribadi dan motor, semua berjalan pelan melewati pita kejut tersebut. Dan dari beberapa sumber yang saya tanyai, pembangunan pita tersebut sudah sejak 2 hari sebelumnya. (Setahu saya yang bangun pita tsb dari Bina Marga, baca dikoran lokal, kalo salah mohon dikoreksi)
pita kejut di kartasura jalan solo jogja
Layaknya sebuah keputusan politik, :D , hal ini juga pasti menimbulkan pro kontra di mata pengguna jalan yang sering melintasi jalur tersebut. Ada yang meminta keputusan tsb ditinjau ulang, ada yang meminta dikurangi ketinggiannya, bahkan ada yang minta sekalian saja tiap 100 meter di kasih pita kejut. lol. Namun ada juga yang mendukung, yang mengaku bahwa sekarang menyeberang di jalan tsb lebih mudah karena kehadiran pita kejut tsb.

Bagaimana dengan saya? :D Pita kejut di buat di 2 ruas jalan, baik yang menuju ke Solo, maupun menuju ke Jogja, namun hanya dibuat di ruas jalan yang berada di depan Markas Grup 2. Saya baru 2x melewati (mencoba) pita kejut tsb, yang menuju arah Solo (arah ke utara, ada 3 buah pita kejut). sementara yang arah ke selatan (jogja), saya belum pernah melewatinya maklum pilih jalur lambat sambil jalan santai menikmati suasana jalan. :D Saya baca dari koran, pita kejut tsb tingginya 4 cm sudah dikurangi 1 cm dari sebelumnya yaitu 5 cm.

pita kejut di kartasura jalan solo jogja
Saya pribadi sih senang-senang aja di kasih pita kejut tsb, ada manfaat yang saya dapat :D yang paling utama, menyeberang sekarang lebih gampang.. :D Walaupun ketika saya melewati pita kejut tsb, saya harus mengurangi kecepatan (paling rendah) dari motor. No offense.. :p

Oleh sebab itu, ketika anda melewati jalan solo jogja depan Grup 2 Kopassus kartasura, silahkan berhati-hati dan mengurangi kecepatan kendaraan anda. Apalagi anda yang berencana mudik lebaran besok (melewati ruas jalan tsb), sebaiknya anda sudah mengetahui informasi ini.. :)

Setum, setom atau.. ?

9 August 2011
Tak terasa saat membuka folder foto-foto campuran yang berisi segala macam foto/gambar yang saya anggap menarik (mulai dari foto pemain bola, alutsista, dll) saya menemukan beberapa buah foto yang saya ambik sekitar 2 bulan lalu. Sebuah foto yang benar-benar membuat saya berbpikir, “Bagaimana bisa ya?” :D Tapi setelah kembali berpikir, memang tidak ada buatan manusia yang sempurna, kecuali ciptaan-Nya. :D
pengeras jalan / setum rusak
Yup, itu sebuah pengeras jalan, ato sering di panggil stum (entah bagaimana tulisan yang benar.. :D). Kendaraan tsb memang sedang dalam menjalankan pengerjaan jalan di lingkungan sekitar, namun ternyata mengalami peristiwa seperti yang terlihat dalam gambar. :D Tidak bisa bergerak kemana-mana (pada saat itu) dan berdiam dengan angkuhnya di tengah jalan (maaf bapak ibu yang melintas jalan tersebut, warga/pekerja tidak mampu mendorongnya ke pinggir jalan.. *kidding )
Namun, setelah beberapa hari (bahkan mencapai minggu mungkin) berdiam diri di situ, sepertinya dari pihak kontraktor memperbaikinya dan kendaraan tersebut kembali melaksanakan tugasnya. Dan jalan berhasil di perhalus, warga senang kontraktor senang, semua senang. Lnatas siapa yang tidak senang? tentu saja anda pembaca, karena tulisan ini sekian sampai di sini. :D

*Karena lagi baik hati, ini ada bonus pemandangan gunung Merapi n Merbabu di pagi hari dari lokasi. Selamat menikmati.. :D

gunung merapi dan merbabu

Pandangan Mata Solo Batik Carnival 2011

30 June 2011

25 Juni 2011 akan menjadi tanggal yang diingat sebagian besar masyarakat Solo, karena pada tanggal tersebut, Solo Batik Carnival (SBC) 2011 diadakan. SBC yang diadakan untuk keempat kalinya ini, pada tahun ini diadakan pada malam hari dengan mengambil tema “Keajaiban Legenda”. Animo warga solo dan sekitarnya (tidak tertutup kemungkinan pemirsa dari luar kota) berbondong-bondong menuju Jalan Slamet Riyadi, dimana karnaval tersebut akan digelar. Saya sendiri berangkat ke lokasi sekitar jam 6.30 dari rumah. Jalan-jalan pada saat itu, menurut saya penuh dan padat, semua jalan baik jalan raya atau jalan “tikus” padat dan cenderung macet (bahkan jalan desa yang saya lewati menjadi searah). Tapi beruntung bagi pengguna motor (termasuk saya dan nona tentu saja), karena tetap bisa maju sedikit demi sedikit sampai ke lokasi.. :D

Sekitar pukul 7, sekitar lokasi memang sudah penuh dengan penonton yang memadati Jalan Slamet Riyadi. Dan setelah menunggu beberapa waktu, Karnaval pun dimulai. Peserta karnaval menampilkan beberapa tema dari legenda yang berada di Indonesia, seperti Ande-Ande Lumut, Roro Jonggrang, Ratu Kencana Wungu dan Ratu Laut Selatan.

solo batik carnival 2011 jalan solo jogja

solo batik carnival 2011 jalan solo jogja

Dan ternyata tidak ketinggalan, di akhir rombongan karnaval terdapat pula Putri Indonesia yang ikut serta dalam karnaval SBC ini.. (dan tentu saja saya tidak tahu namanya, ndak pernah ngikutin siapa yang jadi Putri Indonesia :D). Sebuah kejadian unik, yang terlontar dari salah seorang Putri Indonesia (saya g tahu siapa namanya). Putri Indonesia tsb yang berada di atas kereta berkata: “Saya duduk ya, pegel dari tadi berdiri (sembari duduk di kursi penumpang) “. Jelas saja diiyakan sama para penonton di sekitarnya.. :)

solo batik carnival 2011 jalan solo jogja

solo batik carnival 2011 jalan solo jogja

SBC 2011 udah berakhir, berjalan lancar bersama dengan segala kelebihannya dan kekurangannya.. Semoga kelebihannya dapat dipertahankan dan kekurangannya dapat di perbaiki di tahun depan.. Amin… Ditunggu Solo Batik Carnival yang akan datang.. Sampai jumpa di Solo Batik Carnival 2012.. :)

Gerhana Bulan

17 June 2011

16 Juni 20011 kemarin, masyarakat indonesia disuguhkan sebuah fenomena alam gerhana bulan. Gerhana bulan ini dimulai sekitar 01.30 dan berlangsung sekitar 100 menit. Gerhana bulan ini tergolong berdulasi lama. Saya sendiripun tidak lupa ikut menyaksikan, walaupun angin malam itu benar-benar dingin sekali. Tapi hal itu memang sepadan dengan fenomena alam yang dapat dikatakan untuk menyaksikannya kembali butuh waktu yang lama. Dan tidak lupa saya mengabadikannya, walaupun hasilnya tidak maksimal, tapi cukup sebagai sebuah pengingat.. :)

gerhana bulan terlama di indonesia kamis 16 juni 2011

Menurut saya, proses terjadinya gerhana sebenarnya sangat indah bila di abadikan secara keseluruhan.. Namun karena memang keterbatasan kemampuan dan alat, hasilnya akhirnya “seadanya” saja.. :D

gerhana bulan terlama di indonesia 100 menit kamis 16 juni 2011

Dan ketika masih dalam posisi gerhana total, saya kembali tidur karena memang mata sudah tidak bisa di ajak kompromi. Dan tentunya saya kembali bersyukur karena bisa menikmati fenomena alam yang indah ini.. :)


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.